Waktu Kajian jam 9:00 hingga menjelang waktu dhuhur di Masjid Al-Mukhtar, Galuh Mas Karawang, Jawa Barat. Pengisi Kajian adalah Ustadz Mahfudz Umry,LC. Tema kajian : Indahnya Sakit Nikmatnya Sehat. Berikut rangkuman yang kami catat di Kajian tersebut.
Hidup adalah Ujian baik kondisi Kaya, Miskin, Sehat maupun dalam kondisi Sakit. Hal ini banyak disebutkan dalam Al-Qur'an. Sungguh menakjubkan urusan kaum muslim, Jika kaya bersyukur maka menjadi kebaikan dan begitu juga sebaliknya jika miskin lalu bersabar maka juga menjadi kebaikan. Lalu baik mana antara Kaya bersyukur atau Miskin bersabar? Hal ini relative, karena akan ditentukan oleh kondisi orang tersebut dan Hanya Allah Ta'ala yang mengetahui akan hal ini.
Jika seseorang sakit, maka dia tidak boleh menyerah tetapi dia haruslah berobat kepada dokter atau kepada tabib yang berkompeten dan tidak diperbolehkan mengeluh kepada manusia atau makhluk selain Allah.
Disebutkan bahwa tingkatan-tingkatan orang yang ditimpa musibah (sikap menghadapi musibah) ada 4 yaitu : Marah, Sabar, Ridlo dan Syukur. Dan ternyata Sabar ada di tingkatan nomor dua, ada yang lebih tinggi dari sikap sabar ini.
Arti Sabar
Sabar dapat diartikan Menahan diri dari kemarahan terhadap sesuatu yang telah ditakdirkan dan menahan lisan dari mengeluh serta menahan anggota badan dari perbuatan maksiat. Seperi niat, dipengaruhi oleh 3 hal yaitu hati, lisan dan perbuatan.
Dan Allah memberikan musibah terhadap seseorang bukan untuk menghancurkannya, melainkan untuk menguji tingkat kesabarannya.
Sabar sendiri ada 3 macam, yaitu Sabar melakukan ketaatan kepada Allah, Sabar untuk tidak berbuat maksiat kepada Allah dan yang terakhir adalah sabar menghadapi takdir Allah.
Keutamaan Sabar
Hidup adalah Ujian baik kondisi Kaya, Miskin, Sehat maupun dalam kondisi Sakit. Hal ini banyak disebutkan dalam Al-Qur'an. Sungguh menakjubkan urusan kaum muslim, Jika kaya bersyukur maka menjadi kebaikan dan begitu juga sebaliknya jika miskin lalu bersabar maka juga menjadi kebaikan. Lalu baik mana antara Kaya bersyukur atau Miskin bersabar? Hal ini relative, karena akan ditentukan oleh kondisi orang tersebut dan Hanya Allah Ta'ala yang mengetahui akan hal ini.
Jika seseorang sakit, maka dia tidak boleh menyerah tetapi dia haruslah berobat kepada dokter atau kepada tabib yang berkompeten dan tidak diperbolehkan mengeluh kepada manusia atau makhluk selain Allah.
Disebutkan bahwa tingkatan-tingkatan orang yang ditimpa musibah (sikap menghadapi musibah) ada 4 yaitu : Marah, Sabar, Ridlo dan Syukur. Dan ternyata Sabar ada di tingkatan nomor dua, ada yang lebih tinggi dari sikap sabar ini.
Arti Sabar
Sabar dapat diartikan Menahan diri dari kemarahan terhadap sesuatu yang telah ditakdirkan dan menahan lisan dari mengeluh serta menahan anggota badan dari perbuatan maksiat. Seperi niat, dipengaruhi oleh 3 hal yaitu hati, lisan dan perbuatan.
Dan Allah memberikan musibah terhadap seseorang bukan untuk menghancurkannya, melainkan untuk menguji tingkat kesabarannya.
Sabar sendiri ada 3 macam, yaitu Sabar melakukan ketaatan kepada Allah, Sabar untuk tidak berbuat maksiat kepada Allah dan yang terakhir adalah sabar menghadapi takdir Allah.
Keutamaan Sabar
- Sabar merupakan sifat Allah
- Sabar merupakan sifat Ulul Azmi
- Sabar adalah cahaya
- Sabar adalah karunia terbaik
- Sabar adalah ketakjuban dan merupakan ujian para Nabi
- Sabar sebagai penghapus dosa
- Sabar merupakan kehendak baik Allah terhadap hambanya
- Sabar sebagai sarana untuk minta pertolongan kepada Allah
- Sabar mendapatkan shalawat , Rahmat dan hidayah
- Mendapatkan persaksian dengan kejujuran dan ketakwaan
- Sabar sebagai tameng dari makar musuh
- Sabar akan mendatangkan pertolongan Allah
- Sabar akan mendapatkan kecintaan Allah
- Sabar akan mendapatkan persaksian dengan kekuatan istiqamah menjalankan perintah
- Merupakan sebab kesuksesan dunia dan akhirat
Perkara yang membantu melakukan kesabaran
- Yakin dengan pertolongan Allah, karena setelah kesulitan ada kemudahan
- Melihat orang yang mendapat musibah yang lebih besar
- Mengetahui bahwa beratnya cobaan dikhususkan untuk orang-orang pilihan
- Meyakini bahwa musibah datang dari Allah
- Mengetahui bahwa manisnya dunia merupakan pahitnya akhirat dan pahitnya dunia merupakan manisnya akhirat
Etika orang yang sakit
- Ridlo dan sabar
- Berbaik sangka kepada Allah
- Hendaknya berada diantara rasa takut atas dosanya dan berharap dosanya akan diampuni
- Tidak mengharapkan kematian
- Menunaikan kewajiban, misalnya hutang, dan lain-lain
- Berwasiat
Etika bagi orang yang menjenguk orang sakit
- Niat dan tujuan yang baik, bukan sekedar setor muka
- Menjaga sesuatu yang tidak memberatkan bagi orang yang diziarahi dan tidak boleh menakut-nakuti
- Mendoakan kesembuhan bagi orang sakit
- Bertanya kepada orang yang sakit apa yang menjadi keinginannya
- Mendekat kepada orang yang sakit
- Mengusap dengan tangan kanan dan membacakan do'a kesembuhan
- Membaca Surat Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Nas

No comments:
Post a Comment